Air Mata yang jatuh


Kata “baik-baik lah” begitu menyedihkanSehingga air mata sudah membanjiri,Mengisi diantara celah matakuDan aku mencoba menutupinya dengan tanganku

 

 

Kata “Berbahagialah” terdengar olehkuItu tak akan terjadi jika tak ada dirimuAku membenci dirimu yang berkata akan melakukan semuanya untukku

 

 

Air mata yang jatuh ttuk Senyum yang menghilang, semakin banyak dan banyakKarena kau yang mendekap hatiku, yang kusebut sebagai cinta meninggalkanku

 

 

Air hujan yang turun Apakah langit tahu perasaanku?Aku tak ingin lebih tersakiti dan berhenti melihatmuDan akupun menutupi mataku

 

 

Sampai sekarang aku masih di tempat ituMungkin saja kau berbalik dan kembaliSatu dua tiga aku meghitung kenanganSaat aku berdiri sendiri di tempat ini

 

 

 

Apakah cinta itu? Apakah perpisahan itu?Mengapa itu membuatku merasa sakit?Saat ini aku tak bisa mencintai untuk yang kedua kalinya

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s